Deskripsi
Anakku, siang dan malam sepanjang umurku, aku korbankan untukmu, badanku letih, pikiranku capek, batinku menderita, hatiku gundah dan wajahku pucat bila kamu sedang sakit. Anakku tercinta, itulah pengorbanan kedua orang tuamu, mereka hanya menginginkan kebahagiaan dirimu apa pun akan dikorbankan untukmu.
Wahai anakku, ingatlah jasa kedua orang tuamu di kala engkau masih berada dalam kandungan, di saat kau masih bayi dan setelah kau menginjak remaja hingga menjadi orang dewasa. Kalian selalu menyusahkan orang tua dari mulai di kandungan hingga dewasa, sekarang tiba saatnya orang tua kalian membutuhkan kasih sayang dan perhatian dari kalian, sementara kalian hanya sibuk mengurusi istri, anak dan karier sementara orang tua kalian abaikan.
Masyarakat awam menganggap aib dan jatuh harga diri jika ada seorang anak yang durhaka dan berbuat semena-mena kepada kedua orang tuanya, apalagi hidupnya berkecukupan.






Biografi Imam Ahmad
Rukun Islam (anak)
Ulasan Tuntas Tentang 3 Prinsip Pokok
Ziarah Kubur Yang Ternoda
Ringkasan 10 Pembatal Keislaman
Kemegahan Dan Keindahan Surga
Syarah Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah
Sultan Muhammad Al-fatih
Rahasia Dibalik Berbakti Kepada Kedua Orangtua
Kitab Tauhid Jilid 2
Kisah Para Wanita Mulia
Mengenal Pribadi Agung Nabi Muhammad
Air Mata Taubat
Kitab Tauhid Jilid 3
101 Cara Mudah Mendidik Keluarga
Ayo Shalat Berjamaah
Tetangga Idaman (panduan Interaksi Antara Tetangga)
Kitab Tauhid Jilid 1
Kajian Lengkap Shalat Jamaah
Poster Posisi Imam Dan Makmum Dalam Shalat Berjamaah
Rahasia Qiyamul Lail
Kumpulan Hadits Shahih Bukhari Muslim
PENGOBATAN CARA NABI TERHADAP KESURUPAN SIHIR DA
Air Mata Di Ujung Malam
Suami Istri Dalam Rumah Mungil Bahagia Penuh Bahagia