Deskripsi
Tubuh manusia itu terdiri dari dua unsur : jiwa dan raga. Tidak hanya raga yang membutuhkan pemenuhan kebutuhannya seperti makan, minum, dan sebagainya. Akan tetapi, jiwa juga membutuhkan santapan dan nutrisi. Hal ini dapat dipenuhi dengan melakukan amalan-amalan hati sehingga mampu menjernihkan jiwa dan menyegarkan amal ibadah.
Buku ini membahas tentang amalan-amalan hati sebagai sarana untuk penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), seperti ikhlas, ridha, syukur, tawakal, qanaah dan sebagainya. Juga penyucian diri dari penyakit-penyakit hati, seperti riya’, iri, hasad, dengki, sombong dan sebagainya. Walau hanya berbentuk segumpal darah, hati laksana pemimpin raga insani. Baik atau buruknya hati mampu mengatur dan mengendalikan perilaku seseorang. Hati yang bersih akan mengajak pemiliknya untuk selalu melaksanakan perbuatan yang baik. Begitu sebaliknya, hati yang dipenuhi noda-noda dosa dan hawa nafsu akan selalu mengajak pemiliknya kepada perbuatan yang jelek. Sebab, keputusan hati akan selalu diikuti dan dilaksanakan oleh raganya.
Alangkah bahagianya orang-orang yang selalu memberikan santapan kepada jiwanya, menyuntikkan nutrisi pada hatinya dengan petunjuk-petunjuk syar’I, sehingga terbentuklah pribadi-pribadi yang bertaqwa, luhur, dan mulia.






Rukun Iman (anak)
Kamus Bahasa Arab Untuk Pemula
Sehari Di Kediaman Rasulullah
Paket Superhero Islam
Mukjizat Kesembuhan
Minhajul Muslim Konsep Hidup Ideal Dalam Islam
Jawaban 3 Pertanyaan Kubur
Air Mata Di Ujung Malam
Kitab Tauhid Jilid 1
Kesaksian Seorang Dokter
Sarung Wadimor
Amalan Sunnah Setahun
Peci Pakistan Putih
Neraca Kehidupan
Peci Mesir Kain Lipat
Hukum Jual Beli
Biografi Imam Malik
Peci Lambang Malaysia
Panduan Praktis Fikih Perniagaan Islam
Haruskah Setiap Muslim Bermadzhab?
Dahsyatnya Adzab Neraka
Konsep Kepemimpinan Dan Jihad Dalam Islam