Deskripsi
Cinta, suatu ungkapan yang sudah semestinya memiliki makna indah, namun perlu menjadi perhatian, bahwa ia justru bisa menjelma menjadi makna sebaliknya; ketika yang seharusnya “cinta” adalah sebagai penopang demi meraih kebahagiaan hakiki, justru ia yang merenggut kebahagiaan, alih-alih menjadi sebab menuju keselamatan, ia malah menjerumuskan kepada lubang kebinasaan; ya, benar saja itu semua bisa terjadi, yakni ketika “cinta” tidak pada kedudukan semestinya, tidak berbalut ilmu namun berbalut syahwat dan syubhat, tidak beriringan dengan akal sehat, juga ketika pelaku cinta telah berlebihan dalam menyelaminya, sehingga dia “dimabuk cinta”…
Dan pula, “cinta” dapat menghantarkan kepada kesyirikan dan kekufuran, di kala cinta bukan hadir karena mengharap rida Sang Khaliq bahkan ia berbenturan dengan ketaatan kepada-Nya. Hai, hai yang “dimabuk cinta” kapankah akan tersadar?!






Biografi Imam Abu Hanifah
Air Mata Taubat
Amanah Yang Tertunda
Madu Lengkap Keluarga Syamil
Sirup Gurah Mint Al Afiat
Madu Amandel Anak Syifa Kids Limandel
Dosa-dosa Yang Sering Tidak Disadari Kaum Wanita
Kisah Para Wanita Mulia
Mukhtasar Minhajul Qashidin
Wasiat Nabi Kepada Ibnu Abbas
Tegar Di Atas Sunnah Bagaikan Menggenggam Bara Api
Sunnah-sunnah Setelah Kelahiran
66 Muslimah Pengukir Sejarah
Jangan Biarkan Air Mata Ibu Berlinang
Sehari Di Kediaman Rasulullah
Shalat Khusyu
Sedekah Sebagai Bukti Keimanan & Penghapus Dosa
Konsep Kepemimpinan Dan Jihad Dalam Islam
Kiat Istimewa Agar Nasehat Diterima
Mengupas Gerakan Modernisasi Liberalisme Dan Westernisasi Ajaran Islam
Ilmu Nahwu Praktis Sistem Belajar 40 Jam
Madarijus Salikin
Shahih Asbabun Nuzul
Kitab Tauhid Jilid 3
Pesona Surga
Wisata Ke Surga
Ulasan
Belum ada ulasan.