Deskripsi
Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu adalah seorang pemuda yang dihormati di kalangan Quraisy. Meski demikian, dahinya tak pernah sekalipun ternoda untuk menyembah berhala sejak ia belum masuk Islam. Setelah mengikrarkan dua kalimat syahadat, Utsman pun menjadi bagian penting pada sejarah awal kemunculan Islam. Dialah satu-satunya sahabat yang bergelar Dzun Nurain, yang bermakna pemilik dua cahaya, karena dinikahkan dengan dua putri Nabi. Dia pulalah sosok dermawan yang telah menginfakkan sebagian besar hartanya di jalan Allah tanpa perhitungan.
Tampuk kepemimpinan umat ia pegang sepeninggal khalifah Umar bin Khattab. Meski agak berbeda dengan pendahulunya, Umar yang penuh ketegasan, Utsman radhiyallahu ‘anhu tidak kehilangan wibawa demi menjaga keberlangsungan masyarakat Islam warisan Rasulullah. Bahkan, di masa pemerintahan Utsman tercatat ekspansi dakwah Islam mencapai puncak tertinggi. Prestasi menonjol lainnya adalah sejarah pengumpulan Al-Quran menjadi satu mushaf. Selain itu, dalam buku ini kita juga dapat menilai kepiawaian Utsman bin Affan mengelola wilayah Islam yang begitu luas dengan segenap dinamika konflik yang ada di dalamnya.
Di masa Utsman radhiyallahu ‘anhu ini pulalah intrik dan perpecahan mulai muncul. Terbukalah pintu “fitnah” tertumpahnya darah di antara kaum muslimin, tepatnya di paruh kedua masa pemerintahannya yang 12 tahun itu. Sisa-sisa kejahiliyahan berpadu dengan kedengkian musuh membentuk makar jahat untuk menghabisi sahabat yang mulia ini. Di masa inilah mulai muncul bibit-bibit kelompok Khawarij. Demikian pula Abdullah bin Saba’, cikal bakal Syiah, mulai aktif kasak-kusuk menggerogoti Islam dari dalam.
Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu pun syahid di tangan para pemberontak meskipun para sahabat terkemuka telah berusaha sekuat tenaga membela. Beliau radhiyallahu ‘anhu meninggal dalam keadaan shaum dengan leher dan tangan tertebas, sementara tangan satunya erat menggenggam mushaf Al-Quran. Para sahabat pun tak tinggal diam untuk menuntut balas atas kematiannya, meski mereka sempat berseisih tentang bagaimana urutan caranya.
Utsman radhiyallahu ‘anhu memang telah pergi menyusul kekasihnya, Rasulullah, yang menjumpainya dalam mimpi beberapa hari sebelumnya dan berkata, “Mari berbuka bersama kami, wahai Utsman…” Namun, sejarah kepemimpinan dan kehidupannya yang tertulis dengan tinta emas sejarah tetap menjadi kenangan dan pelajaran bagi generasi berikutnya. Selamat menyelami kehidupan sahabat agung, Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu.






101 Cara Mudah Mendidik Keluarga
Kitab Tauhid Jilid 3
Madu Batuk Eliman
Kumpulan Adab Islami
Mereka Adalah Para Shahabiyat (kisah Wanitateladan)
Saku Doa & Dzikir Untuk Ibu Hamil
Shalat Khusyu
Kiat Istimewa Agar Nasehat Diterima
Neraka Shaqar Menanti Para Koruptor
Ulasan Tuntas Tentang 3 Prinsip Pokok
Takwa Jalan Menuju Sukses Abadi
Biografi 60 Ulama Ahlussunnah
55 Wasiat Nabi
Haruskah Setiap Muslim Bermadzhab?
Abdullah Bin Saad Bin Abu Sarah
Psikologi Islam Yang Sempurna
Ziarah Kubur Yang Ternoda
Membedah Akar Fitnah Wahabi
Ya Allah Ampuni Aku
Perjalanan Ruh Setelah Mati
Kitab Tauhid Jilid 1
Hafalan Buyar Tanda Tak Pintar
Ulasan Lengkap Tawassul
PENGOBATAN CARA NABI TERHADAP KESURUPAN SIHIR DA
Langkah Praktis Mendakwahi Keluarga
Wisata Ke Surga
Mudah Menghafal 100 Hadits
Biografi Imam Malik
Syarah Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah
Ringkasan 10 Pembatal Keislaman
Kesalahan Umum Dalam Sholat Lengkap Dengan Koreksinya
Dosa-dosa Yang Sering Tidak Disadari Kaum Wanita
Kamus Bahasa Dunia Islam
Intisari Arbain An-nawawi
Khadijah Teladan Agung Wanita Mukminah
TUNTUNAN MANASIK HAJI & UMRAH
Mendulang Faedah Dari Kalimat Nubuwwah 99 Hadits Pilihan
Amalan Sunnah Setahun
Amalan Penghibur Di Alam Kubur
Hukum Jual Beli
Peperangan Rasulullah (ghazawatu Ar-rasul)
40 Nasihat Memperbaiki Rumah Tangga
Wasiat Nabi Kepada Ibnu Abbas
Kisah Para Wanita Mulia
Sirah Nabawiyah (sejarah Hidup Nabi Muhammad)
Ulasan
Belum ada ulasan.