Deskripsi
Sejak muda Imam Abu Hanifah sudah berniat menghabiskan seluruh hidupnya demi ilmu. Pilihanya kepada ilmu fikih dibanding dengan nahwu, qiraah, ilmu hadits, dan ilmu kalam kemudian menjadikanya sebagai ulama besar di Irak. Sebuah negeri yang tak pernah sepi dari prahara politik dan kemunculan aliran-aliran nyeleneh.
Dinamika politik dan pemikiran yang tinggi, ditambah jarak yang cukup jauh dari Madinah membuat fikih Imam Abu Hanifah memiliki kekhasan tersendiri. Banyak orang yang mengenalnya sebagai ulama ahli ra’yi (pendapat berdasarkan rasio). Jangan buru-buru menyamakannya dengan menyembah logika atau aliran liberal lainnya.
Buku ini menjelaskan kriteria dan sebab musabab munculnya ahli ra’yi sebuah metode istinbath (konklusi) hukum yang tetap didasarkan kepada Wahyu Ilahi dan sunnah nabi. Anda juga akan diajak berkenalan dengan fikih antisipasif sebuah kaidah fikih untuk menyambut masalah masalah baru di masa mendatang, yang dikembangkan Ibnu Hanifah.






Wasiat Perpisahan Wasiat Rasulullah Kepada Umat
Ziarah Kubur Yang Ternoda
Tegar Di Atas Sunnah Bagaikan Menggenggam Bara Api
Panduan Amal Sehari Semalam
Wahai Adik-adik Cintailah Al Quran
Syarah Fadhlul Islam Kesempurnaan Dan Keagungan Islam
Paket Superhero Islam
Al Quran Hafalan Halim A6 Rit
Amanah Yang Tertunda
Al Quran Al Wafa A7 Resleting
Shalat Khusyu
Syarah Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah
Hari-hari Terakhir Kehidupan Rasulullah
Al-quran Mina Tilawah A6 Sc
101 Cara Mudah Mendidik Keluarga
Ibunda Para Ulama
Mencari Teman Dunia Akhirat
Panduan Manasik Haji & Umrah
Paket Wanita Penghuni Surga 1 - Pq
TUNTUNAN PRAKTIS MANASIK UMRAH
Ulasan Tuntas Tentang 3 Prinsip Pokok
66 Muslimah Pengukir Sejarah
TUNTUNAN MANASIK HAJI & UMRAH
Madarijus Salikin
Air Mata Taubat
Dosa-dosa Yang Sering Tidak Disadari Kaum Wanita
Narkoba, Gerbang Menuju Kehancuran Pribadi, Keluarga, Masyrakat, Dan Bangsa
Shahih Tafsir Ibnu Katsir Juz Amma
Abdullah Bin Saad Bin Abu Sarah
Ada Apa dengan Riba?
Kisah Haru Yang Mengundang Tangis
Sudah Munculkah Dajjal, Ya'juj & Ma'juj?
Peperangan Rasulullah (ghazawatu Ar-rasul)