Deskripsi
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Penerbit: Pustaka Muslim
Ukuran: 14,5 x 9,5 cm
Tebal: 132 halaman
Sampul: Soft cover
Hari Raya Natal, emangnya hari raya siapa? Bolehkah kita merayakannya? Bolehkah seorang muslim mengucapkan selamat natal?
Miris terasa ketika melihat keadaan kaum muslimin saat ini. Karena didikan aqidah yang serba kurang sehingga hal yang biasa dan wajar jika mereka pun turut serta dalam memeriahkan perayaan Natal. Ada yang dengan mengucapkan selamat natal dan Merry Christmas. Ini pun yang kami lihat sejak kecil di Jayapura, Papua, bahkan ini yang dialami kaum muslimin di Indonesia Timur. Kaum muslimin begitu biasa mengucapkan selamat Natal pada Nashrani padahal jelas sekali hari besar tersebut bukanlah perayaan kita kaum muslimin. Bahkan ada pula yang sampai memeriahkannya dengan memakai aksesoris, busana dan pakaian seperti sinter klas, ada pula yang saling memberikan hadiah, juga sampai menghadiri acara natal di Gereja. Musibah, sungguh suatu musibah karena musibah ini adalah musibah yang merenggut aqidah.
Perlu diketahui bahwa seorang muslim diharamkan loyal pada orang kafir sebagaimana disebutkan dalam ayat,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَتَّخِذُواْ الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاء بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاء بَعْضٍ وَمَن يَتَوَلَّهُم مِّنكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللّهَ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (QS. Al Maidah: 51).
Di antara bentuk loyal pada orang kafir yang terlarang adalah menghadiri perayaan mereka, mengucapkan selamat dalam hari raya mereka, atau turut serta memeriahkan perayaan mereka.
Buku ini adalah buku sederhana yang akan menerangkan haramnya mengucapkan selamat natal, menghadiri natal bersama, memeriahkan acara natal sampai pada mendukung dalam hal jual beli aksesoris dan kue natal. Di akhir bahasan ada beberapa fatwa ulama yang kami sertakan yang berkaitan dengan mendukung acara natal. Buku kecil ini adalah kumpulan tulisan yang sebelumnya telah penulis muat di Muslim.Or.Id dan Rumaysho.Com.






Ziarah Kubur Yang Ternoda
Ensiklopedi Kesalahan Dalam Shalat
Abdullah Bin Saad Bin Abu Sarah
Sedekah Sebagai Bukti Keimanan & Penghapus Dosa
Saudah Binti Zam'ah
Indahnya Cinta Karena Allah
Takwa Jalan Menuju Sukses Abadi
Riba Dan Tinjauan Kritis Perbankan Syari'ah
Sirup Gurah Mint Al Afiat
Peci Mesir Kain Lipat
Koko Dewasa Anitas Lengan Panjang
Ensiklopedi Pengobatan Islam
Gila Baca Ala Ulama
Misteri Alam Jin Berdasarkan Al Qur'an Dan As Sunnah
Madu Anak Syifa Kids Mbelit
Parfum Al Rehab 6ml
Hukum Lagu Musik Dan Nasyid
Shahih Asbabun Nuzul
Kitab Tauhid Jilid 3
Biografi Imam Malik
PENGOBATAN CARA NABI TERHADAP KESURUPAN SIHIR DA
66 Muslimah Pengukir Sejarah
Membedah Akar Fitnah Wahabi
Tata Cara Mengurus Jenazah
Jawaban 3 Pertanyaan Kubur
Kamus Bahasa Arab Untuk Pemula
Mukjizat Kesembuhan
Sehari Di Kediaman Rasulullah
Said Bin Zaid
40 Manfaat Shalat Berjamaah
Ringkasan 10 Pembatal Keislaman
Sharimul Maslul ( Hukuman Mati Bagi Penghina Nabi )
Ulasan Tuntas Tentang 3 Prinsip Pokok
Begini Seharusnya Berdakwah
Wali Allah Ataukah Wali Syaitan ?