Deskripsi
Dunia Kesenangan yang Semu
Kebanyakan dari kita ketika memejamkan mata untuk mengakhiri aktifitas di malam hari, seakan telah mendapatkan jaminan bahwa keesokan harinya masih berkesempatan untuk membuka mata kembali. Masing-masing membayangkan aktifitas yang akan dilakukannya. Seakan dirinya akan hidup selamanya dan tidak akan pernah mati. Dunia Kesenangan yang Semu Tidak ada sedikitpun persiapan yang dilakukan untuk menghadapi kematian, padahal boleh jadi itu adalah malam terakhir baginya, dan di pagi harinya dia tidak pernah lagi bangun dari tidurnya.
Dunia hanyalah tempat singgah sesaat, sementara akhir perjalanan kita adalah negeri akherat. Panggilan untuk melanjutkan perjalanan bisa saja datang setiap saat. Dan ketika panggilan itu datang kita harus segera pergi dan tidak dapat menolaknya. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menggambarkan kehidupan kita di dunia ini bagaikan seorang penempuh perjalanan yang sedang berteduh sejenak di bawah sebuah pohon, kemudian pergi melanjutkan perjalanan. Karena itu sudah seharusnya kita lebih memikirkan untuk membangun rumah yang akan kita huni selamanya di akherat daripada rumah dunia yang hanya akan kita huni sesaat. Dunia Kesenangan yang Semu
Buku ini membuka mata kita lebar-lebar betapa tidak berharganya dunia ini, sehingga dengan membacanya kita akan terbimbing untuk lebih memilih kehidupan akherat yang mulia ketimbang kehidupan dunia yang hina.






Ayo Shalat Berjamaah
Begini Seharusnya Berdakwah
Sifat Wudhu Dan Shalat Nabi
Air Mata Taubat
Kisah Haru Yang Mengundang Tangis
40 Manfaat Shalat Berjamaah
Wisata Ke Surga
Berkah Bangun Pagi
Madu Amandel Anak Syifa Kids Limandel
Biografi Imam Ahmad
Dosa-dosa Yang Sering Tidak Disadari Kaum Wanita
Ulasan Tuntas Tentang 3 Prinsip Pokok
Wahai Adik-adik Cintailah Orang Tuamu
Jawaban 3 Pertanyaan Kubur
Saku Doa & Dzikir Untuk Ibu Hamil
Fikih Sirah Nabawiyah
Kiat Meraih Keberkahan - Darus Sunnah
Perjalanan Para Ulama Menuntut Ilmu
Rahasia Shalat Menurut Ibnul Qoyyim
Neraca Kehidupan
Kiat Istimewa Agar Nasehat Diterima
Membedah Akar Fitnah Wahabi
Madarijus Salikin